Type to search

UPT P2TP2A

Peserta Training of Trainers (ToT) on Gender Responsive Planning and Budgeting for Fiji Development Officials Kunjungi UPT P2TP2A Kabupaten Sleman

Share

Kementerian Perempuan, Anak dan Pengentasan Kemiskinan Republik Kepulauan Fiji melakukan kunjungan ke Kabupaten Sleman dalam rangka kegiatan Training of Trainer (ToT) on Gender Responsive Planning and Budgeting for Fiji Development Official mengunjungi UPT Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Sleman setelah diterima Wakil Bupati Sleman Dra.Hj Sri Muslimatun, M.Kes di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman pada hari Rabu 15 November 2017. Maksud kunjungan ke UPT P2TP2A untuk melihat pelayanan yang komprehensif bagi perempuan dan anak korban kekerasan di Kabupaten Sleman. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sleman dr.Mafilindati Nuraini, M. Kes menyampaikan pemaparan tentang sejarah terbentuknya UPT P2TP2A Kabupaten Sleman dimulai dengan melakukan sosialisasi, pembentukan Forum Penanganan Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (FPK2PA) dan Kader Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Kader PKDRT) sampai pada 2 Januari 2015 terbentuknya UPT P2TP2A melalui Peraturan Bupati No 24.9 Tahun 2014 tentang Pembentukan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak.

Peserta ToT antusias mendengarkan pemaparan dari Kepala DP3AP2KB, dalam pemaparan ini disampaikan juga bahwa UPT P2TP2A Kabupaten Sleman telah bersertifikasi ISO 9001:2015 pada tahun 2016 dan telah mengembangkan sistem pencatatan pelaporan data kekerasan perempuan dan anak yang diberi nama SIKPA yang sudah terintegrasi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Sleman.
Salah satu peserta dari ToT menanyakan bagaimana penanganan korban kekerasan di UPT P2TP2A Kabupaten Sleman dan langsung dijawab oleh Kepala DP3AP2KB bahwa UPT P2TP2A memiliki lima bidang layanan yaitu Pengaudan, Kesehatan dan Psikologi, Rehabilitasi Sosial, Bantuan Hukum, dan Reintegrasi Sosial sehingga apabila korban melapor ke UPT P2TP2A akan ditangani oleh bidang layanan Pengaduan dan kemudian akan dirujuk ke bidang layanan lain sesuai dengan kebutuhan korban. dalam memberikan pelayanan bagi Perempuan dan Anak korban kekerasan UPT P2TP2A tidak hanya dilakukan oleh lima bidang layanan saja namun dilakukan secara berjejaring, pada pertemuan ini turut hadir dari YLPA DIY, Kementerian Agama Sleman, dan Kader PKDRT Kecamatan Prambanan yang merupakan sebagian dari jejaring UPT P2TP2A dalam memberikan pelayanan bagi Perempuan dan Anak korban kekerasan.

Amelia Nairoba pimpinan rombongan delegasi Fiji menyatakan gembira dapat mengunjungi UPT P2TP2A Kabupaten Sleman sehingga dapat melihat secara langsung pemberian layanan kepada Perempuan dan Anak korban kekerasan. Perempuan yang juga sebagai perencana program di Kementerian Perempuan Fiji akan membawa ilmu yang didapat dan wawasan yang selanjutnya akan menjadi gambaran untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penguatan kelembagaan PUG sehingga isu gender masuk pada prioritas pembangunan Negara Fiji. Rombongan selanjutnya melanjutkan kunjunganya ke Heraton Craft (Industri Rumahan) dan SMP N 1 Kalasan yang merupakan salah satu Sekolah Ramah Anak (SRA) di Kabupaten Sleman. (Admin.01)

Tags:

You Might also Like

3 Comments

  1. Anton Hermawan 18 November 2017

    mantaPSS, semangat seradadu Pemberi layanan korban kekerasan jangan cepat puas dan jumawa

    Reply
  2. Yuliiieeee 20 November 2017

    keren tapi jangan jumawa yaa, ibu wati dkk.

    Reply
  3. Basri Abdullah 20 November 2017

    semoga selalu diberikan keikhlasan dalam mengayomi dan melayani masyarakat. Istiqomah bu wati dkk

    Reply

Leave a Comment Yuliiieeee Cancel Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *