Type to search

Informasi Publik UPT P2TP2A

TEMU FORUM PENANGANAN KORBAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK (FPK2PA) KABUPATEN SLEMAN

Share

Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memberikan penanganan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat bekerja optimal tidak lepas dari peran serta instansi dan lembaga yang berjejaring dalam sebuah wadah yang bernama Forum Penanganan Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (FPK2PA) Kabupaten Sleman. Pada Tanggal 22 November 2018 bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sleman dilaksanakan Temu Forum Penanganan Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Kabupaten Sleman yang dihadiri kurang lebih 70 orang anggota forum yang terdiri dari Instansi Pemerintah dan lembaga pemerhati perlindungan perempuan dan anak diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Polres Sleman, BPRSW, BPRSA, Rifka Annisa, YLPA DIY, Sigab, Ciqal, dan 17 Kecamatan. Pertemuan ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun 2 kali sebagai penguatan jejaring dalam memberikan berikan layanan pemenuhan kebutuhan bagi korban kekerasan secara komprehensif yang kemungkinan tidak bisa diberikan oleh satu instansi atau lembaga. Keberadaan FPK2PA memudahkan lembaga layanan perempuan dan anak korban kekerasan dalam menyelesaikan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Adapun sampai dengan bulan Juni 2018 tercatat ada 210 laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak, sehingga hal ini perlu perhatian dari berbagai pihak dan khsusunya peran FPK2PA dalam menyelesaikan kasus kekerasan yang terjadi sehingga angka kekerasan dapat diturunkan. Pada Temu FPK2PA Semester II Tahun 2018 kali ini turut menghadirkan Yayasan Samin sebagai Narasumber dimana lembaga ini sedang konsen pada issue prostitusi online anak, diharapkan anggota FPK2PA dapat memahami situasi wilayahnya terkait prostitusi yang hari ini dilakukan lewat media sosial. Dari pemahaman bersama ini, semua anggota FPK2PA dapat membagikan hasil pertemuan yang dilakukan, kepada keluarga dan masyarakat, terutama didalam penggunaan media sosial oleh anak. Keluarga menjadi pelopor pencegahan prostitusi dan masyarakat juga menjadi bagian untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *