Type to search

Berita Bidang PP

PELATIHAN BUDIDAYA ANGGREK SISTEM AEROPONIK-HIDROPONIK

Share

Desa Perempuan Indonesia Maju Mandiri se-Kabupaten Sleman mengikuti pelatihan budidaya anggrek dengan sistem Aeroponik-hidroponik di Aula Dinas P3AP2KB Kab. Sleman. Narasumber dari Fakultas Pertanian Universitas Janabadra Yogyakarta Bapak Ir. Kadarso, M.S. sekaligus pakar sistem penanaman Aeroponik-Hidroponik Anggrek.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan menyampaikan selama pandemi ini pecinta tanaman hias meningkat, bahkan tanaman anggrek sekarang sedang menjadi tren, dan sejumlah tanaman lainnya seperti aglonema dan caladium. “jika nanti sudah bisa mengembangkan hasil dari pelatihan ini, kelompok Desa PRIMA dapat menjual hasil dari budidayanya sendiri sehingga dapat mengimbangi perekonomian keluarga di tengah pandemi covid-19,” Imbuhnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pematerian oleh Ir. Kadarso, M.S.. Materi yang disampaikan meliputi cara budidaya anggrek dengan sistem aeroponik dan hidroponik yang dapat dilakukan pada jenis tanaman anggrek Dendrobium, Grammatophyllum, Cattleya dan Phalaenopsis. Kemudian dijelaskan mengenai alat dan bahan yang diperlukan, yaitu bibit tanaman anggrek, arang kayu, larutan pupuk, talang air plastik, lem paralon, kain flanel, pot plastik ukuran 10 cm dan lain-lain. Masyarakat juga dijelaskan mengenai cara pengenceran pupuk, penanaman tanaman anggrek dan prosedur pemeliharaan anggrek terkait penempatan tanaman pada lingkungan tumbuh yang benar, pengkabutan air dan pemupukan, pengendalian hama dan penyakit pada tanaman anggrek. Setelah pematerian selesai,peserta  diajak untuk mempraktikkan secara langsung pembuatan instalasi penanaman anggrek secara aeroponik dan hidroponik yang dipandu langsung oleh Ir. Kadarso, M.S. Selain itu masyarakat juga diberikan pemahaman bahwa dengan menggunakan teknik ini akan mempermudah dalam perawatan anggrek, lebih efisien dan juga lebih murah sehingga diharapkan masyarakat mampu merawat anggrek dengan lebih baik. “Semoga dengan terlaksananya acara ini dapat membuka wawasan masyarakat mengenai budidaya anggrek dengan sistem aeroponik dan hidroponik yang kemudian dapat menghilangkan pandangan bahwa membudidayan anggrek itu susah dan dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,’ sambungnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *