Secara nasional, peringatan World Contraception Day (WCD} / Hari Kontrasepsi Dunia {Harkona} di tahun 2020 ini mengambil tema: “Bersama Mitra Tingkatkan Akses dan Kualitas Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi pada Adat Kebiasaan Baru”. Adapun tujuannya secara umum adalah meningkatkan komitmen dan dukungan dari stakeholder, provider medis, mitra kerja dan masyarakat dalam mendukung program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Sedangkan secara khusus bertujuan meningkatkan pengetahuan dan wawasan stakeholder, provider medis, mitra kerja dan masyarakat terkait pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi yang berkualitas. Selain itu meningkatkan komitmen dan kesertaaan Pasangan Usia Subur (PUS) dalam ber-KB serta meningkatkan komitmen dan dukungan stakeholder, provider medis, mitra kerja untuk percepatan pencapaian program Bangga Kencana secara menyeluruh.
Setiap tanggal 26 September, seluruh dunia memperingati World Contraception Day (WCD) atau Hari Kontrasepsi Sedunia (Harkona). Hal ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam ber-Keluarga Berencana (KB), dengan maksud untuk mengatur kelahiran, menurunkan angka kehamilan yang tidak diinginkan serta untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan seluruh umat manusia akan pentingnya kesehatan reproduksi dalam rangka meningkatkan kualitas hidup.
World Contraception Day (WCD) atau Hari Kontrasepsi Sedunia yang jatuh pada tanggal 26 September tiap tahunnya, tahun ini Dinas P3AP2KB bersama mitra melaksanakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia Tahun 2020. Adapun rangkaian kegiatan peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia
yang dimaksud adalah (1) Launching Aplikasi Klik KB, (2) Bulan Pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), (3) Sertifikasi Kompetensi bagi Bidan Terlatih, (4) Lomba Cavering Jingle Berencana Itu Keren, (5) Webinar Gynecology Practice for General Practitioner, (6) Lomba Senam Sajojo dan Senam Sajojo Serentak, (7) Webinar Indeks Kualitas Pelayanan KB, (8) Bhakti Sosial Pelayanan KB IUD dan Implant, (9) Empowering Women’s Choices for the Next 60 Years APAC Virtual Summit, (10) Peresmian Tugu Kontrasepsi, (11) Webinar dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia Tahun 2020, (12) Sosialisasi dan Publikasi Rangkaian Kegiatan Harkona.
Terkait dengan Bulan Pelayanan KB MKJP yang kegiatannya dimulai sejak 18 Agustus 2020 hingga 19 September 2020 (yang kemudian diundur menjadi 26 September 2020), BKKBN menargetkan dapat terlayani 250.000 akseptor MKJP yang terdiri dari 150.000 akseptor IUD dan 100.000 akseptor Implan. Sedangkan Kabupaten Sleman mendapatkan kuota IUD 1864 dan Implan 270 Hal yang melatarbelakanginya adalah adanya penurunan capaian Peserta KB Baru sebagai dampak adanya pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum mereda.
Pelayanan KB MKJP dilaksanakan di Puskesmas, Praktek Mandiri Bidan, Rumah Sakit dan Klinik Pratama
Adapun hasil pelayanan hingga tanggal 26 September 2020 di Kabupaten Sleman sbb
IUD tercapai 1335 , Implan tercapai 545, MOW tercapai 79 dan MOP tercapai 5. Secara total tercapai 92,03. Pencapaian tersebut berkat kerja keras dan kerjasama antara provider medis, stakeholder, Penyuluh dan Kader KB
Di samping itu, terdapat beberapa tantangan dalam pelayanan KB pada masa pandemi ini. Di antaranya, keterbatasan akses terhadap pelayanan di fasilitas kesehatan, kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai dan memenuhi standar bagi Petugas Pelayanan KB, serta penerapan pelayanan KB di era new normal dengan memperhatikan protokol kesehatan. Hal lain yang melatarbelakangi kegiatan bulan pelayanan KB ini adalah bahwa adanya pandemi Covid-19 telah berdampak pada peningkatan Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) di beberapa wilayah akibat dari penurunan kesertaan KB dan peningkatan angka putus pakai kontrasepsi.
WCD diakhiri dengan kegiatan Senam SAJOJO Serentak di lapangan Beran Tridadi Sleman bersama masyarakat, ASN, kader dan IPeKB.

