Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Yogyakarta bersama Dinas P3AP2KB Sleman terus berupaya meningkatkan jumlah Sekolah Siaga Kependudukan yang berada di kecmatan. Para kepala sekolah di DIY diberikan orientasi kependudukan melalui Sosialisasi Pengembangan Sekolah Siaga Kependudukan MelaluiĀ Jalur Formal (Sekolah Siaga Kependudukan), Senin (12 oktober 2020). Program itu diharapkan dapat memberikan pemahaman kependudukan kepada guru dan siswa melalui materi yang diintegrasikan dengan mata pelajaran.
Kegiatan Sosialisasi Pengembangan Sekolah Siaga Kependudukan tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Sleman diawali dengan sambutanĀ Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, dr. Mafilindati Nuraini,MKes sekaligus memberi arahan berkenan dengan program BANGGA KENCANA (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana} di Kabupaten Sleman. Sedangkan narasumber dari Kepala SMP N 2 Pakem, Tri Worosetyaningsih, M.Pd, tentang Implementasi Sekolah Siaga Kependudukan di SMP N 2 Pakem serta cara integrasi materi BANGGA KENCANA ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.Ā Yusuf Prasetyo, S.Psi selaku Kasubid Kerjasama Pendidikan Kependudukan BKKBN DIY, menegaskan bahwa isu-isu kependudukan agar dapat disampaikan kepada siswa sejak di Sekolah Dasar sehingga akan terbentuk karakter peduli kependudukan
Sosialisasi ini diikuti oleh Kepala Sekolah atau yang mewakili dari 17 SD/sederajat, yaitu SD N DEMAK IJO 1, SD N GODEAN 1, SD N NGIJON 1, SD N BALANGAN 1, SD N NGINO 1, SD N TIRTOADI, SD N PERUMNAS CONDONGCATUR, SD N BERBAH 1, SD N DELEGAN 1 , SD N SOROGENEN 1, SD MODEL, MIN 2 SLEMAN, SD N DENGGUNG, SD N KLEGUNG 1, SD N TURI 1, SD N PERCOBAAN 3, SD N CANGKRINGAN 1.
Tindak lanjut sosialisasi ini untuk mewujudkan rintisan Sekolah Siaga Kependudukan tingkat SD/sederajat di masing-masing kecamatan, yang diharapkan dapat menjadi role model bagi SD/MI lainnya.. Pada kesempatan tersebut juga disosialisasikan pembentukan Pojok Kependudukan di sekolah.

