Sleman – Kepala BKKBN Pusat Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo, SPOG (K) hadir dalam acara Lounching Uji Coba Pelayanan KB MKJP di Klinik Keluarga Sembada, Ngaglik. Dengan didampingi Inspektur Utama BKKBN Pusat Ari Dwikora Tono, AK., M.Ec.Dev dan Kepala Perwakilan BKKBN DIY Dr. Ukik Kusuma Kurniawan, S.KM. dan jajarannya, serta Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman dr. Marfilinda Nuraini, M.Kes. juga jajaran Klinik meninjau secara langsung pelayanan KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) pemasangan IUD dan implan sebelum launching resmi dilaksanakan. Selain pelayanan IUD dan implan juga akan dilaksanakan pelayanan KB MOP dan MOW pada bulan Februari di RSUP dr. Sardjito. Ikut hadir dalam launching ini Ibu Panewu Anom dan Muspika Kapanewon Ngaglik
Dalam masa pandemi covid 19 dan masih masa PSBB di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, namun dalam pelaksanaan program KB harus terus berjalan seiring dengan kondisi ini Protokol Kesehatan tetap disiplin dilaksanakan. Demikian sepintas kilas dalam acara Lounching Uji Coba Pelayanan KB MKJP di Klinik Keluarga Sembada, Ngaglik kemarin Jumat (22/1/2021).
Dalam paparan yang disampaikan oleh Kepala Dinas P3AP2KB dr. Linda panggilan akrabnya, bahwa program melaunching lebih awal pelayanan KB MKJP agar target yang telah ditetapkan segera dapat terpenuhi. Ke depan, klinik-klinik swasta harus mulai digerakkan sambil menunggu Fasilitasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan BOKB dari kabupaten sehingga pelaksanaan program lebih awal atau pada bulan Januari sudah bisa dimulai. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak menumpuk di akhir tahun anggaran. Perlu strategi dengan cara klinik atau rumah sakit swasta lebih diaktifkan seperti Klinik Keluarga Sembada ini. Di tempat terpisah Dra. Tafwidiati Abidah selaku Koordinator Penyuluh KB Kapanewon Ngaglik menyampaikan bahwa rencana pelayanan KB MKJP sebanyak 50 orang tetapi karena pandemi covid 19 setiap hari hanya bisa dilayani 10 orang di Klinik ini. Selain itu semua peserta harus cek kesehatan sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan.
dr. Hasto dalam sambutannya juga menyampaikan kalau kegiatan seperti ini baru di Sleman dan bisa ditularkan ke Kabupaten Kota lainnya seluruh Indonesia. Dalam wawancara khusus, dr. Hasto menyampaikan selamat kepada Klinik Keluarga Sembada Ngaglik ini yang sudah memulai sejak awal Januari 2021. Harapannya nanti akan diikuti Kabupaten/Kota lainnya. Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman diharapkan untuk membuat laporan secara rinci pelaksanaan acara ini, harapannya laporan tersebut dapat sebagai acuan dalam pelayanan KB MKJP di Kabupaten/Kota lainnya, serta sebagai bahan masukkan dalam pertemuan tingkat pimpinan di pusat nanti.
Selesai launching di Ngaglik dilanjutkan kunjungan ke Kapanewon Tempel, tepatnya di Praktek Mandiri Bidan MS. Wahyuni untuk acara launcing serupa dan meninjau pelaksanaan pelayanan KB MKJP IUD dan implan.

