DRAFT BERITA

MUSRENBANG RKPD TAHUN 2022

Senin 29 Maret 2021, Bertempat di The Rich Jogja Hotel dan dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan 12.30 WIB

Dengan paparan dari Kepala Bappeda Sleman Drs. Kunto Riyadi, MPPM, diteruskan oleh Wakil Ketua DPRD Kab Sleman Arif Kurniawan S.Ag, M.H

Dengan paparan Bertema Pembangunan Tahun 2022 “Mempercepat Kebangkitan Ekonomi dan Pemulihan Kondisi Sosial Masyarakat Sleman” dengan  Visi dan Misi 2021-2026.

Visinya yakni Terwujudnya Masyarakat Sleman Yang Cerdas, Sejahtera, Berdaya

Saing, Menghargai Perbedaan dan Memilki Jiwa Gotong Royong.

Dan Misinya terdapat 6 point:

  1. Membangun sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung

terwujudnya kabupaten cerdas.

  1. Meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai

macam ancaman dan bencana.

  1. Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dengan dukungan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
  2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.
  3. Membangun perekonomian yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan.
  4. Menguatkan budaya masyarakat yang saling menghargai dan jiwa gotong royong.

Dengan tujuan Prioritas  Pembangunan pada sektoy Ekonomi, Kemiskinan, Kesehatan, Pendidikan, Pelayanan Publik, Infrastruktur, Kebudayaan dan Lingkungan Hidup.

Dengan Usulan Prioritas Kabupaten Sleman Ke DIY Tahun 2022

  1. Ruas Jalan Prambanan-Gayamharjo
  2. Akses air minum: Pembangunan SPAM Reg. Kartamantul tahap II, bangunan IPA sistem Kebonagung dan SPAM IKK Berbah.
  3. Sanitasi dan Drainase:
  • Peningkatan kapasitas TPA Piyungan (walaupun letak di bantul tapi area layanan mencakup Sleman, Bantul, Kota)
  • IPLT Madurejo
  • Drainase Nologaten
  • Drainase kawasan Papringan dan Karangwuni Caturtunggal dan Jl.muhdi Maguwoharjo
  1. Utilitas: Rehab Pasar Godean (DED oleh Pemkab Sleman)

Catatan Kecil Untuk Sleman

  1. Capaian IKU Kabupaten Sleman HARAP DIPERHATIKAN, terutama fokus untuk capaian 9 indikator kinerja sasaran yang tidak tercapai;
  2. Hasil pengendalian dan evaluasi harus menjadi salah satu acuan dalam menyusun kebijakan  perencanaan pembangunan;
  3. Sinergi pembangunan antara pemerintah pusat, DIY dan Kabupaten Sleman terutama terkait dengan prioritas pembangunan dan tematik pembangunan harus dapat dimanfaatkan dan didayagunakan untuk mengurai permasalahan pembangunan di Kabupaten Sleman;
  4. Perlu penguatan dan percepatan belanja pemerintah sebagai stimulus perekonomian, diharapkan dapat merespon lemahnya sisi permintaan;
  5. Sektor-sektor yang memiliki daya ungkit, penyerapan tenaga kerja, serta multiplier effect besar perlu menjadi perhatian.

Usulan FORANS, saat musrembang :

  1. Penuntasan pembentukan Forum Anak Kalurahan yang saat ini baru 56 dari 86 kalurahan.
  2. Penguatan kapasitas Forum Anak di semua tingkatan (kabupaten, kapanewon, kalurahan) melalui berbagai pelatihan KHA, 2P, public speaking, dll.
  3. Pemastian Forum Anak di setiap tingkatan di undang dan diberikan waktu untuk menyampaikan suara anak di daerahnya.
  4. Memastikan bahwa pendampingan pembelajaran jarak jauh oleh orang tua/ wali tanpa kekerasan.
  5. Mengoptimalkan pelaksanaan KTR dan IPS terkait dengan rokok.
  6. Pencegahan pernikahan usia anak melalui pemahaman kesehatan reproduksi bagi anak mulai dari 10 tahun.
  7. Kami menginginkan adanya program puspaga hingga tingkat desa untuk semua anak dan keluarga tanpa terkecuali anak ABK, ABH, anak putus sekolah yang mudah di akses.

Urmila Syifa Kurniawan, Ketua Umum Forum Anak Kabupaten Sleman. Aspirasi yang disampaikan merupakan kumpulan dari Suara Anak Sleman yang disampaikan melalui Forum Temu Hati Anak Sleman yang digelar pada tanggal 15-16 Februari 2020, bertempat di PURI MATARAM Resto & Wahana Wisata.

Penutup