Sleman, Senin Wage 20 September 2021
Bertempat di Ruang Rapat A Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman yang di hadiri oleh Sekdin, Kasubag, perwakilan Bidang-bidang Dinas P3AP2KB, perwakilan Dinas Sosial, Bappeda, Dinas KesehatanKesra Pemda Sleman dan di isi oleh narasumber dari Komisi Daerah Lansia DIY Bapak H.Suripto,SH,MSi.
”DIY punya presentase populasi Lansia tertinggi se Indonesia, dan terus naik tiap tahunnya sebagai dampak UHH (umur harapan hidup) yang tinggi” kata Bapak Ripto.
Peningkatan tersebut tentu akan memunculkan persoalan-persoalan baru di berbagai bidang/sektor yang terkait dengan pelayanan yang harus di dapatkan para Lansia. Karena hal itu Pemda DIY mengupayakan:
- Membuat kebijakan pelaksanaan harus mampu menjamin kesejahteraan dan kualitas hidup.
- Berupaya menguatkan keterlibatan keluarga dan masyarakat (bukan hanya menjadi tugas pemerintah saja), tujuannya membangun masyarakat peduli, menghormati dan menghargai Lansia.
- Membuat regulasi untuk menjadi pedoman dan arahan bagi semua pihak yang diwujutkan dalam bentuk PERATURAN DAERAH.
Disamping itu Pemda mendorong Pemkab/Kota menyelenggarakan Bansos, yang bersifat tidak tetap, berbentuk material, finansial, fasilitas pelayanan dan informasi guna mendorong tumbuhnya kemandirian para lansia.
dengan mengkelompokan bentuk Bansos :
- Pelayanan Harian Lansia (day care services)
- Pelayanan melalui Keluarga (home care services)
- Pelayanan melalui Keluarga Pengganti (foster care services)
- Usaha Ekonomi Produktif
- Kelompok Usaha Bersama (KUBE)
Juga memberikan perlindungan sosial yang pada prinsipnya untuk mewujudkan taraf hidup yang wajar, dengan bentuk :
- Pendampingan berbasis masyarakat
- Penyediaan Pusat Konsultasi kesejahteraan
- Pemberian Jaminan sosial
- Bantuan Pemakaman (Lansia Terlantar)
- Pelayanan sosial kedaruratan (bencana alam/sosial, perlakuan salah)
di tutup dengan petuah dari Bapak Ripto “Lansia bukan hanya tanggung jawab Pemerintah tapi kita semua, terutama keterlibatan keluarga dan masyarakat , tujuannya membangun masyarakat peduli, menghormati dan menghargai Lansia. Dumadining sira iku lantaran anane bapak biyung ira (kita sebagai anak harus bersikap baik dan hormat pada orang tua, karena tanpa bapak dan ibu kita, maka kita tidak akan ada)

