Sleman – Tantangan yang dihadapi oleh pemerintah adalah memberdayakan penduduk usia produktif dalam menghadapi masa bonus demografi supaya mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas. Salah satu program BKKBN dan Pengendalian Penduduk adalah Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), yaitu pengintegrasian pendidikan kependudukan dan keluarga berencana dalam mata pelajaran yang di dalamnya terdapat pojok kependudukan. Hal ini merupakan upaya pembentukan generasi berencana. Tujuan SSK adalah memupuk kesadaran akan kondisi kependudukan di wilayah siswa tinggal, menumbuhkan sikap bertanggung jawab dan adaptif terhadap dinamika kependudukan, serta kemampuan mengembangkan sikap mengambil keputusan dalam masalah kependudukan jika telah beranjak dewasa.

SMP Negeri 1 Gamping dengan pendampingan dari Dinas P3AP2KB, Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan, Perwakilan BKKBN DIY dan dukungan lintas sektor di Kecamatan Gamping telah berhasil membentuk Sekolah Siaga Kependudukan dan Sekolah Berbasis Budaya. Pencanangan dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2021 oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, dan dihadiri oleh Dinas P3AP2KB, Perwakilan BKKBN DIY, Camat Gamping, dan lintas sektor. Pada acara tersebut ditampilkan kemampuan siswa dalam berkesenian dan menjaga tradisi budaya daerah yaitu dengan penampilan tari, puisi, pembuatan batik, dan melukis caping. Ditampilkan pula pojok kependudukan yang dilengkapi berbagai majalah dinding yang dibuat oleh siswa.