Sleman, Hari Rabu 15 Juni 2022 Pelaksanaan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor (PSA) untuk memperingati Hari Keluarga Nasional ke-29 Tahun dengan tema “ Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting” melalui tema ini BKKBN berupaya mensinergikan gerak dan Langkah keluarga Indonesia mencegah stunting, dimulai dari pukul 00.00 sampai dengan pukul 23.59 WIB. Perwakilan BKKBN DIY mengharapkan target tercapat lebih dari 2.822 akseptor dalam satu hari dengan jenis pelayanan KB ulang, KB ganti cara, KB pasca persalinan, dan KB baru selain KB pasca persalinan dengan alat kontasepsi yaitu MOW, MOP, Implan, IUD, Suntik, Kondom, dan Pil yang melibatkan semua fasilitas kesehatan dan Bidan Praktik Mandiri (BPM) di 17 Kapanewon Kabupaten Sleman dengan dilaksanakan baksos pelayanan KB gratis di 14 titik pelayanan yaitu RS PKU Muhammadiyah Gamping, Klinik Utama Nuaini, PMB Eni Darmiyatun, DPP Dr Ellyza Sinaga, RSUP Dr Sardjito (MOP/MOW), PMB Dini Melani, PMB Supriyati, Klinik Pratama Saying Keluarga, PMB Sri Lestari, PMB Sri Wahtini, RS Mitra Paramedika, Klinik Keluarga Sembada, Klinik Pratama SWA, PMB Sri Sukamti, PMB Widowati Rahayu, PMB Felisiana Sri Astuti, Klinik PKU Muhammadiyah Cangkringan.
Perwailan BKKBN DIY melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan PSA di Kabupaten Sleman dengan kunjungan ke PKU Muhammadiyah Gamping pelayanan baksos KB Implan dan IUD, Selanjutnya Klinik Pratama SWA dan terakhir kunjungan ke RSUP dr. Sardjito dalam pelaksanaan KB MOW dan MOP. Kegiatan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor bertujuan meningkatkan akses pelayanan KB yang berkualitas bagi Pasangan Usia Subur (PUS) sehingga dapat mendongkrak jumlah akseptor dan terwujud keluarga berkualitas yang bebas dari stunting, sampai berita ini di turunkan capaian akseptor dalam kegiatan PSA mencapai 6.494 akseptor dengan target 2.822 akseptor sehingga sudah tercapai 230%.

