Ngemplak, 28 Maret 2023. Penanganan Stunting merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah dimana tertuang dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021, salah satunya adalah dengan membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) ditingkat kalurahan dimana dalam 1 Tim TPK beranggotakan 3 Orang yang diambil dari unsur Kader KB, Kader PKK dan Bidan.

Dalam kesempatan kali ini Kapanewon Ngemplak melalui Penyuluh Keluarga Berencana mengadakan Orientasi Tim Pendamping Keluarga, dimana kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 27 Maret dan 28 Maret 2023, Sebagai Pembuka didalam sambutan serta arahanya Panewu Ngemplak Sumariyah, S.Sos., Msi menyampaikan bahwa “Kader TPK merupakan ujung tombak dari upaya penurunan stunting, karena kader TPK ini turun langsung kemasyarakat memetakan sekaligus memberikan pendampingan bagi keluarga yang beresiko stunting”-, Panewu Ngemplak juga memberikan apresiasi kepada Kader TPK karna sudah bersemangat datang mengikuti orientasi TPK sehingga dalam 2 hari dengan total kader TPK sebanyak 114 orang bisa hadir semua.

Selanjutnya, selaku pemateri yang telah mengikuti Training of Facilitator di BKKBN DIY adalah Angelia Dewi Candra, S.Sos dan Ardini Nuruliyah, S.sos memaparkan 5 materi pokok diantaranya Konsep Stunting dan 1000 Hari Pertama Kehidupan, Mekanisme Kerja Tim Pendamping Keluarga, Penggunaan Aplikasi Elsimil, Peran Strategis Kampung Keluarga Berkualitas, Komunikasi Antar Pribadi (KAP) dalam Pendampingan Keluarga dan untuk menutup kegiatan orientasi peserta tau kader TPK mengisi post test pada portal sinta.bkkbn.id untuk mendapatkan serifikat sebagai bukti bahwa kader TPK sudah mengikuti orientasi.