Sleman – Menjelang Peringatan Hari Keluarga Nasional yang ke-31 pada tanggal 29 Juni 2024 mendatang, Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman berkolaborasi dengan BKKBN DIY Yogyakarta, Faskes, dan Bidan melaksanakan pelayanan KB dalam sehari melalui momentum Pelayanan Sejuta Akseptor (PSA), dengan dihadiri oleh perwakilan Kodim 0732 Sleman, Kader, Kalurahan, Panewu Anom, Kapolsek Sleman, dan Koramil Sleman. Bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) pelayanan kontrasepsi serentak senantiasa teragendakan di Kabupaten Sleman, baik dalam Hari Kartini, Hari Jadi Kabupaten Sleman, Bakti Sosial maupun melalui momentum lain yang diselenggerakan oleh Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman. Bertempat di Klinik Bersalin Widuri Selasa (4/6), Dinas P3AP2KB bersama-sama dengan BKKBN DIY Yogyakarta me-launching acara PSA dengan mengikuti terlebih dahulu launching kegiatan yang dilaksanakan BKKBN Pusat melalui zoom dilanjutkan penandatanganan kerja sama Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman dengan mitra dan BKKBN DIY Yogyakarta dengan mitra yang merupakan satu rangkaian kegiatan launching PSA.
Sementara di tingkat nasional, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo me-launching pelayanan KB serentak di RSUD Bali Mandara di Denpasar Selatan, Kota Denpasar Bali. Dalam sambutannya Hasto Wardoyo menegaskan bahwa dengan semakin menurunnya angka kelahiran dan meningkatnya usia harapan hidup, maka pelayanan kontrasepsi saat ini tujuan utamanya adalah untuk mengatur jarak antar anak yang ideal.
Di tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Kepala Perwakilan BKKBN DIY M. Ikbal Apriansyah pada 4 Juni 2024, di Klinik Bersalin Widuri. M. Ikbal menyampaikan bahwa Kabupaten Sleman mempunyai target sebesar 5.227 akseptor untuk semua jenis alat kontrasepsi. “Bahwa Pelayanan Sejuta Akseptor itu secara nasional, bukan sejuta hanya untuk DIY, hanya saja untuk target di DIY sudah ditentukan dan Kabupaten Sleman mempunyai target sebesar 5.227 akseptor” ungkap M. Ikbal.
Sementara itu Kepala Dinas P3AP2KB Wildan Solichin, dalam sambutannya menegaskan Kabupaten Sleman akan mencapai target, hal ini didukung bahwa dalam rangka Pelayanan Hari Kartini Kabupaten Sleman memiliki target 2.700 akseptor dan terealisasi 5.745, sementara Pelayanan Hari Ulang Tahun IBI Kabupaten Sleman memiliki target 3.814 terealisasi 4.484. Pria yang akrab dipanggil Wildan ini kemudian menjelaskan mengapa launching diselenggarakan di Klinik Bersalin Widuri. “Pak Kaper kenapa kami memilih Klinik Widuri ini sebagai tempat untuk menyelenggarakan launching PSA ini, karena di Tahun 2024 ini Klinik Widuri selaku juara 2 pelayanan KB terbaik di Klinik Swasta tingkat provinsi, kami mengucapkan terima kasih kepada dr. Nanuk Rajawali beserta para Bidan dan tenaga kesehatan di Klinik Widuri ini” ungkapnya.
Kegiatan bertajuk Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KBKR bersama Mitra Kerja Provinsi DIY tersebut harapannya dapat terlaksana dengan baik selama satu hari itu. Rangkaian launching kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman dengan Klinik Widuri dan Tempat Praktek Mandiri Bidan Istri Yuliani untuk pelaksanaan baksos pelayanan KB MKJP dan BKKBN DIY dengan Universitas Respati Yogyakarta terkait Pelayanan Kegiatan Preservice Training Pelayanan KB, setelah selesai acara kemudian Kepala Dinas P3AP2KB dan Kepala Perwakilan BKKBN DIY meninjau Pelaksanaan KB yang dilayani di ruang KB Klinik Widuri.
Penulis: Yoga Vedatama

