Minggir, Kamis 24 April 2025 – Balai Penyuluhan KB Kapanewon Minggir melakukan pertemuan minilokakarya Bangga Kencana Bulan April 2025 di Kapanewon Minggir. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana), serta mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera. Minilok ini juga bertujuan untuk memberikan informasi dan wawasan kepada kader-kader dan instansi di suatu wilayah tentang program Bangga Kencana. Kegiatan ini dihadiri oleh Panewu Minggir, Jawat Sosial Minggir, Kamituwo Sekapanewon Minggir, Korwil Minggir, perwakilan dari puskesmas minggir serta Ketua IMP Kalurahan Sekapanewon Minggir.

Panewu Minggir, Djoko Muldjanto, SP memaparkan permasalahan utama di Kapanewon Minggir, saat ini memang ada banyak perubahan nomenklatur instansi pemerintahan, misalnya kemenduk bangga di tingkat pusat, dan kependudukan dan PMK di tingkat propinsi selain itu, anggaran di tingkat kapanewon juga masih terus diolah dimana masih ada pemotongan tambahan 100 jt lagi, hal ini tentu mempengaruhi kinerja kita dalam penanganan stunting , kemiskinan, dan ODGJ.

Pada kali ini Kepala Puskesmas Minggir memaparkan tentang “Upaya Pencegahan Stunting Tahun 2025 dan Rencana intervensi spesifik percepatan penurunan stunting Puskesmas Minggir” diantaranya :
a. PMT oleh kalurahan di tahun 2024. Agung : 5 anak, Mulyo : 5, Arum : 5, Sari : 5, Rejo : 22
b. Bimtek Kader PMBA Sendangrejo
c. Kelas Ibu Baduta di semua kalurahan
d. 44 Sasaran PMT Pecah Ranting (Maret-Juni 2025)
e. Monev Kader PMBA
f. Pembinaan 70 Posyandu melalui Mbakyu Mampir
g. Pembinaan Posyandu ILP : 2 bulan sekali, Posyandu untuk seluruh siklus kehidupan, sejak bumil, balita, anak sekolah, remaja, usia produktif, lansia. Targetnya 2024 : 1 ILP/kalurahan, 2025 : 2 ILP/kalurahan, 2026 : harus sudah separo, 2027 : semua posyandu harus ILP. Belum semua kader tersertifikasi. Kegiatan terlaksana dengan antusias peserta cukup baik.