Minggir, Jum’at 25 April 2025 – Balai KB Kapanewon Minggir melaksanakan Launching Sekolah Lansia yang diadakan di Padukuhan Sembuhan Lor. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan lansia Tangguh dengan 7 dimensi lansia yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman lansia, mengingkatkan pengetahuan dan adaptasi lansia terhadap kelanjutusiaan. Kegiatan ini dihadiri oleh Panewu Minggir, Lurah Sendangmulyo, Kamituwo Sendangmulyo, Perwakilan tim kerja BKKBN, Perwakilan Puskesmas, Kepala Bidang Ketahanan Keluarga DP3AP2KB, Indonesia Ramah Lansia (IRL), Serta kader – kader dan sasaran lansia di Sembuhan Lor. Rencana kegiatan sekolah lansia ini akan dimulai pada bulan April 2025 – Oktober 2025 dengan diikuti oleh 29 siswa yang dikepalai oleh ibu Sri Wahyuni.
Panewu Minggir, Djoko Muldjanto, SP memaparkan bahwa Lansia merupakan individu di atas 60 tahun yang saat ini di komposisi penduduk DIY sebesar 16,6% adalah lansia. Salah satu kriteria Sendangmulyo Tambah Mulyo adalah dengan bertambahnya angka harapan hidupnya, harapannya lansia dapat selalu sehat dan tetap produktif, untuk itu dibutuhkan suatu wadah pembelajaran bagi lansia dengan mengembangkan long life education dalam sebuah sekolah lansia.
Ketua Tim kerja Pemberdayaan Keluarga BKKBN DIY Ema Susianti juga memaparkan bahwa sekolah lansia ini adalah milik kita bersama jadi diharapkan untuk tetap semangat dan bahagia agar bisa terus mengikuti sekolah lansia.
Kepala Bidang Ketahanan Keluarga DP3AP2KB memberikan apresiasi dan selamat untuk untuk semua kader dan siswa sekolah lansia di Sembuhan Lor yang sudah diluncurkan hari ini, diharapkan sekolah lansia ini dapat mewujudkan lansia yang sehat, Bahagia, Panjang umur dan bisa menjadi lansia yang inspiratif serta bisa melampaui UHH di DIY, selanjutnya bisa digethoktularkan kepada lansia di tempat lain agar bisa ikut sehat dan mandiri sama dengan lansia di sini.
Launching Sekolah Lansia ini dilaksanakan diawali dengan penyerahan SK Sekolah lansia oleh Lurah kepada kepala sekolah lansia, pemberian cocard tanda siswa secara simbolis kepada 5 siswa sekolah lansia oleh Lurah Sendangmulyo, Panewu MInggir, BKKBN DIY, Dinas Kb, dan IRL serta dilanjutkan dengan berfoto bersama.
Perwakilan Indonesia Ramah Lansia (IRL) Ibu Endah yang merupakan pencetus sekolah lansia ini memaparkan bahwa sekolah lansia ini terinspirasi dari sekolah lansia wajib di Jepang selama 3 tahun dimana angka harapan hidup di atas 100 tahun. Harapannya dengan sekolah lansia bisa disampaikan bagaimana agar bisa menjadi lansia yang Tangguh dan adaptif. Pada sekolah lansia ini akan ada berbagai terapi untuk membantu meningkatkan kualitas hidup lansia, seperti terapi berhitung, terapi cepat tidur, terapi otot, senam kegel, serta Pembelajaran mengenai Syndrom Lansia 8 B serta cara mengatasinya untuk meningkatkan Kesehatan dan kesejahteraan lansia.(nn)


