Ngaglik – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sleman, melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana bekerja sama dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar Bakti Sosial Pelayanan KB dalam rangka Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (HUT IBI) ke-74, pada Senin (05/05). Bertempat di Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB) Tutik Purwani Kapanewon Ngaglik, Bakti Sosial Pelayanan KB tersebut sekaligus mewakili Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam mengikuti kegiatan “Pencanangan Pelayanan KB Serentak dalam rangka HUT IBI ke-74 Tahun 2025” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional secara daring melalui zoom. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Kementerian Kemendukbangga/Perwakilan BKKBN DIY, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Sleman, Lurah Sardonoharjo, Perwakilan dari Puskesmas Ngaglik, Perwakilan dari Polsek Ngaglik, dan Perwakilan dari Koramil Ngaglik.
Sementara itu, acara yang diselenggarakan oleh Kemendukbangga/BKKBN tersebut diselenggarakan di TPMB Siti Salma Kabupaten Tangerang yang diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Indonesia dan dibuka langsung oleh Menteri Kemendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji. Pada sambutannya menyampaikan bahwa Ikatan Bidan Indonesia (IBI) merupakan mitra strategis, mitra taktis, dan mitra lapangan bagi keberlangsungan program kb di Indonesia. Selain itu disampaikan bahwa program kb adalah progam dan pondasi penting bagi terciptanya keluarga sehat, sejahtera, dan berdaya menuju SDM berkualitas. “Salah satu alat pengendalian penduduk di dunia ya cuma itu, namanya metode kontrasepsi, TFR di Indonesia alhamdulillah 2,1. Artinya rata-rata perempuan di Indonesia memiliki anak 2, dan bahwa harus kita pastikan tumbuh seimbang” ungkap Wihaji.
Program bakti sosial yang diselenggarakan di TPMB Tutik Purwani berhasil melayani 45 akseptor IUD dan 20 akseptor Implan. Program bakti sosial tersebut berjalan lancar berkat kerja keras petugas lini lapangan diantaranya Penyuluh KB, Petugas Lapangan KB, Sub PPKBD dan Kader IMP. Setelah zoom selesai dilanjutkan foto bersama dan peninjauan pelayanan KB.
Penulis: Pembinaan KB

