Sleman, 23 Juli 2025 – Banyak nya kasus kekerasan pada perempuan dan semakin beragam jenis yang dilayani UPTD PPA mulai dari KDRT, kekerasan seksual, dll sebagai salah satu wujud keberhasilan sosialisasi sehingga perempuan berani melapor ataupun menyampaikan informasi kekerasan yang menimpa para korban. Pendukung lain dengan terbentuknya kelembagaan yang telah ada sampai tingkat bawah.
Sejak tahun 2015 di Kabupaten Sleman juga telah terbentuk UPTD PPA (Unit Pelaksana Tekhnis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak). UPTD PPA menerima aduan langsung dari korban maupun rujukan dari lembaga, organisasi, kalurahan, perusahaan maupun perguruan tinggi.
Maraknya kekerasan di lingkungan kampus telah ditindaklanjuti dengan peraturan dari Kemendikbud Ristek dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.
Diharapkan setiap perguruan tinggi dibentuk Satgas pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di Perguruan tinggi. Perguruan tinggi di Kabupaten Sleman cukup banyak jumlahnya baik negeri maupun swasta sehingga dibutuhkan sinergi dan kolaborasi bersama dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan pada perempuan dilingkungan kampus. Sehubungan dengan hal tersebut maka perlu adanya penyebarluasan informasi bagi jaringan kerja dan satgas melalui Bimtek pencegahan dan penanganan kekerasan pada perempuan serta dalam upaya melakukan deteksi dini adanya dugaan kekerasan terhadap perempuan di lingkungan perguruan tinggi.
Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas P3AP2KB menyelenggarakan Bimtek Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi yang dilaksanakan pada hari Selasa – Rabu tanggal 22 & 23 Juli 2025 bertempat di Ruang Merbabu Prima SR Hotel & Convention.
Hari I, Selasa 22 Juli 2025
| No | Waktu | Materi | Penanggung jawab |
| 1. | 08.00 – 08.15 | Registrasi Peserta | Panitia |
| 2. | 08.15 – 08.20 | Pembukaan | Panitia |
| 3. | 08.20 – 08.25 | Laporan Penyelenggaraan | Panitia |
| 4. | 08.25 – 08.30 | Sambutan dan Pengarahan | Kepala Kepala Dinas
P3AP2KB |
| 5. | 08.30 – 09.30 | Best Practice Pengelolaan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan
di UGM |
Prof. Dra. Raden Ajeng Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D
(Ketua Satgas PPKS UGM) |
| 6. | 09.30 – 11.15 | Alur   Layanan,   Wawancara          Investigatif
(Teknik dan Etik) dan Pendokumentasian Kasus Kekerasan Seksual |
Ifa Aryani, S.Psi.,M.Psi.
(Manajer Kasus P2TPAKK Rekso Dyah Utami DIY) |
| 7. | 11.15 – 11.30 | Tanya Jawab | Narasumber |
| 8. | 11.30 – 12.00 | Rencana Pembelajaran hari ke 2 | Panitia |
| 9. | 12.00 | Penutup (lanjut makan siang) | Panitia |
Â
Â
Hari II, Rabu 23 Juli 2025
Â
| No | Waktu | Materi | Penanggung jawab |
| 1. | 08.30 – 08.45 | Registrasi Peserta | Panitia |
| 2. | 08.45 – 09.00 | Review pembelajaran hari I | Panitia |
| 3. | 09.00 – 10.00 | Pendampingan (Hukum & Psikologis) dan Pemulihan Kasus Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi | Ibu Nurul
(Konselor Hukum Rifka Annisa) |
| 4. | 10.00 – 11.15 | Praktek Penanganan Kasus | Ibu Ama
(Konselor Psikologi Rifka Annisa) |
| 5. | 11.15 – 11.30 | Tanya Jawab | Narasumber |
| 6. | 11.30 – 12.00 | Rencana Tindak Lanjut | Panitia |
| 7. | 12.00 | Penutup (lanjut makan siang) | Panitia |
Peserta yang diundang :
1. Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta
2. Akademi Komunikasi Radya Binatama
3. Akademi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (ATRO)
4. Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
5. Universitas Aisyiyah
6. Politeknik Gistrav
7. Universitas Islam Indonesia
8. Universitas Proklamasi 45
9. Universitas Sanata Dharma
10. Universitas Atma Jaya
11. Universitas Mahakarya Asia
12. Universitas Mercu Buana Yogyakarta
13. Universitas Widya Mataram Yogyakarta
14. Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
15. Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta
16. ITeknologi Nasional Yogyakarta
17. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi SBI
18. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN
19. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih
20. Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta
21. Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

