Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengolahan Bahan Lokal Kapanewon Ngemplak Bidang Pemberdayaan Perempuan Tahun 2026 pada Jumat dan Senin, 8 dan 11 Mei 2026 bertempat di Sekolah Kuliner Budi Mulia Dua. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat Kapanewon Ngemplak, DPRD Sleman, serta jajaran Dinas P3AP2KB Sleman.
Kegiatan BIMTEK dibuka dengan sambutan dari Ibu Anik Widaryanti, SP, M.Si. yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal dalam mengembangkan usaha yang telah dirintis masyarakat. Pimpinan Budi Mulia Dua Culinary School juga memberikan pengarahan kepada peserta agar memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara optimal.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai pengolahan risol pisang ijo dan roti hantaran yang disampaikan oleh tim instruktur dari Budi Mulia Dua Culinary School. Setelah pemaparan materi dan langkah-langkah pembuatan, peserta mengikuti praktik langsung membuat kedua produk tersebut dengan pendampingan dari instruktur.
Sementara itu, pada pertemuan kedua yang dilaksanakan Senin, 11 Mei 2026, kegiatan diawali dengan ucapan selamat datang dari Sekolah Kuliner Pimpinan Budi Mulia Dua dan dilanjutkan Perayaan dari Ibu Anik Widaryanti, SP, M.Si. yang kembali memotivasi peserta agar tetap semangat mengikuti rangkaian BIMTEK.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Sleman, Tri Mulia turut memberikan sambutan dan menyampaikan bahwa pengolahan bahan lokal memiliki peran penting dalam meningkatkan nilai produk, mendukung ketahanan pangan, serta membuka peluang usaha bagi masyarakat. Menurutnya, bahan lokal dapat diolah menjadi produk yang kreatif dan menarik sehingga mampu mendorong tumbuhnya kewirausahaan masyarakat, khususnya di wilayah Kapanewon Ngemplak.
Materi pada hari kedua fokus pada pembuatan Chocolate Banana Bread dan Banana Schootel. Peserta tidak hanya mendapatkan teori mengenai bahan dan tahapan pembuatan, tetapi juga praktik langsung bersama tim instruktur sehingga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan pengolahan pangan berbasis bahan lokal.
Kegiatan BIMTEK berlangsung dengan antusias dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat semakin kreatif dalam memanfaatkan bahan-bahan lokal menjadi produk bernilai ekonomi sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat sekitar.

