
Hampir semua Sub-PPKBD dari 54 padukuhan se-Kecamatan Turi hadir dalam kegiatan Pembinaan Pencatatan dan Pelaporan pada hari Senin (26/9/2016) di Aula Kecamatan Turi. Bertindak selaku narasumber adalah Kasubid Advokasi dan KIE Badan KBPMPP Dra. Ambar Sulistyaningrum dan Ibu Nurhayati dari IMP Kecamatan Turi.
Pembinaan ini bertujuan untuk menyegarkan kembali pentingnya pencatatan dan pendataan program KB yang telah berjalan selama ini. “Updating Pendataan Keluarga (PK) ditiadakan di tahun 2016 ini dikarenakan belum kelarnya proses PK di tingkat nasional,” ujar Ambar. Updating yang biasanya teragendakan dalam program tahunan ini terkendala karena berbagai faktor, sehingga data PK 2015 – sebagai rujukan updating – belum bisa diakses sampai saat ini.
Pencatatan dan pelaporan bulanan harus tetap dibuat untuk selanjutnya diserahkan ke PKB untuk dilaporkan secara online, ujarnya mengingatkan. Sementara Ibu Nurhayati selaku PPKBD Girikerto mengingatkan kembali kader Sub-PPKBD mengenai cara-cara pengisian blangko seperti K/O/Sub-PPKBD, F/I/Dus-Dal serta K/O/POK-KB.

Khusus untuk Kecamatan Turi sendiri ada perubahan dalam pengisian F/I/Dus-Dal, bila sebelumnya tidak ada kolom Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), maka untuk pengisian selanjutnya, ibu-ibu kader diharap mengisi lengkap kolom-kolom kepesertaan JKN. Ini sebagai jembatan untuk mengetahui jumlah peserta JKN yang sebelumnya telah didata pada saat PK 2015.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kasie. Kesmas Turi Supriharja, BA., menyatakan tentang pentingnya menjaga kelangsungan program KB di wilayah Turi. Untuk tahun 2017 telah menunjuk Desa Bangunkerto untuk diajukan dalam Desa Unggulan, untuk itu persiapan dari mulai BKS, PIK Remaja, Dasawisma, serta simulasi-simulasi PKK harap dipersiapkan sejak jauh hari, terutama administrasinya. Sehingga diharapkan tidak terjadi lagi kerja wayangan untuk mengerjakan administrasi kelompok sebelum hari-H pelaksanaan lomba. (arbow)


