Rabu (05/10/2016), telah dilaksanakan Sosialisasi Program Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KB PK) dalam rangka Pembinaan Bina Keluarga Sejahtera (BKS) di Rumah Makan Iwak Kalen, Godean. Kegiatan ini dihadiri oleh Kabag Kesra, ketua atau wakil ketua kelompok kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), BKL (Bina Keluarga Lansia), dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) se-Kecamatan Godean. Pada sambutannya, Siti Hendratiningsih selaku Kepala Bidang Keluarga Berencana (Kabid KB) BKBPMPP Kabupaten Sleman menghimbau untuk meningkatkan kesertaan KB baru, sedangkan akseptor aktif dimotivasi untuk penggunaan alat kontrasepsi yang efektif.
Materi pertama pada pembinaan BKS kali ini disampaikan oleh Umi Puji Rahayu, Kepala Bidang Keluarga Sejahtera (Kabid KS) BKBPMPP Kabupaten Sleman. Beliau mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya kasus pernikahan dini di Kecamatan Godean. “Saya mohon perhatian kepada Ibu-ibu kader dan Bapak Ibu Kesra agar setiap perkumpulan disinggung tentang pergaulan anak muda agar anak-anaknya tidak terjerumus dalam narkoba dan pernikahan dini,” harap beliau. Selain itu, beliau juga menerangkan tentang 8 fungsi keluarga yang terdiri dari agama, cinta kasih, reproduksi, sosial budaya, sosialisasi pendidikan, perlindungan, ekonomi, dan lingkungan.
Adap
un materi yang kedua disampaikan oleh Sustiwi, Widya Iswara BBKBN Perwakilan DIY. Materi yang beliau sa
mpaikan mengenai Revitalisasi Bina Keluarga Sejahtera. Beliau menerangkan mengenai teknis pelaksanaan BKS, seperti peserta kelompok kegiatan, syarat dan tugas kader, serta tata laksana pertemuan, baik itu BKB, BKR maupun BKL. Dalam materi BKB beliau menegaskan peran orang tua dalam pengasuhan. “Kita harus menjadi orangtua hebat dalam pengasuhan anak,” tegas Sustiwi. Terdapat 9 hal yang harus diperhatikan untuk menjadi orangtua hebat dalam pengasuhan anak usia 0-6 tahun, yaitu bersiap-siap menjadi orangtua, memahami peran orangtua, memahami konsep diri orangtua, melibatkan peran ayah, mendorong tumbuh kembang anak, membantu tumbuh kembang anak, menjaga anak dari pengaruh media, menjaga kesehatan reproduksi balita, dan membentuk karakter sejak dini. Selain itu, beliau juga membahas mengenai arah program Generasi Berencana (Genre) dan 7 Dimensi Lansia Tangguh. (ria)

