Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) Mugi Waras, Blendung, Sumbersari Moyudan dicanangkan sebagai Center of Excellence (CoE) oleh BKKBN Pusat. Pencanangan tersebut dilakukan secara simbolik oleh Pelaksana tugas Kepala BKKBN Pusat, Sigit Priyo Hutomo didampingi oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo.
Dalam Kesempatan tersebut juga hadir Kepala Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta, Bupati Sleman, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman, Camat, Komandan Koramil, Kapolsek dan KUA Kecamatan Moyudan.
BKL Mugi Waras merupakan juara II dalam lomba BKL tingkat nasional di Surabaya pada tanggal 11 Juni 2014. Kegiatan yang sudah dilaksankan adalah home care dan day care dan kegiatan senam tiga generasi, keterpaduan Posyandu lansia, senam lansia, kegiatan kerohanian seperti pengajian, pangrukti loyo muslim dan katholik, kegiatan sembahyangan. Juga kegiatan kesenian berupa sholawatan, gejok lesung dan angklung. Kegiatan juga terintegrasi dengan kegiatan ekonomi produktif berupa UPPKS lansia dengan kegiatan bidang pertanian antara lain budidaya jamur merang, peternakan itik, kegiatan kerajinan membuat kasur, besek, tikar dan tempe
Dalam sambutannya Sigit Priyo Hutomo mengatakan, “ bahwa KB adalah hak asasi manusia, BKKBN bergerak melayani masyarakat yang ingin ber KB. Bukan berarti masyarakat boleh mempunyai anak yang banyak, yang perlu dipikirkan adalah jangka panjang kedepan yaitu hak asasi anak keturunan kita nanti karena semakin banyak anak maka dari segi ekonomi, kasih sayang akan terbagi –bagi. Untuk itu untuk mewujudkan keluarga yang berketahanan yang sejahtera maka 2 anak cukup. Dipersiapkan sejak 1000 hari kelahiran anak, pembinaan remaja serta pemberdayaan lansia agar tetap produktif dan aktif.”
Bupati Sleman, Sri Purnomo yang hadir dalam pencanangan tersebut berharap pembentukan CoE ini dapat menumbuhkan semangat sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan kelompok kegiatan. Menurutnya, peran aktif lanjut usia dalam mengisi dan mendukung pembangunan masih sangat dibutuhkan. Mengingat lansia merupakan kelompok yang memiliki pengalaman hidup lebih matang untuk menjadi suri tauladan bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan di era globalisasi yang semakin berat.
“Kepala Dinas P3AP2KB menyampaikan ” Saya terkesan dengan seorang perempuan yang bernama Ibu Jumanah yaitu ketua BKL Mugi Waras, sangat inspiratif sekali karena perannya di dalam masyarakat sangat bagus sekali terutama pada kegiatan Bina Keluarga Lansia ini, semoga setelah pencanangan ini BKL Mugi Waras semakin maju dan dapat menjadi contoh bagi BKL lain yang ada di Kabupaten Sleman”.
Adapun sejumlah kegiatan BKL Mugi Waras yang dinilai mampu menjadi rujukan di wilayah lain yaitu dalam dimensi fisik terdapat senam lansia, dari segi spiritual terdapat program seperti pengajian rutin, kemudian dari segi ekonomi terdapat usaha-usaha atau industri rumahan.
Sedangkan yang berkaitan dengan intelektual terdapat perpustakaan. Adapun yang bersifat sosial terdapat home care atau day care. Dalam beberapa program tersebut melibatkan lansia-lansia yang tergabung dalam BKL Mugi Waras dengan tujuan agar lansia tetap sehat, semangat serta mampu tetap produktif. ( EL)




