Sebagai upaya melaksanakan pembinaan, pengembangan pengetahuan serta kesakaan di kalangan Pramuka Penegak dan Pandega, Kwartir Cabang (Kwarcab) Sleman mengadakan perkemahan antar satuan karya (Peran Saka) pada 11 – 14 Agustus 2018 di Desa Wisata Sangurejo, Wonokerto, Turi, Sleman.
Kegiatan diikuti ratusan peserta, pembukaan diawali dengan upacara, diitandai pemukulan gong dan penyematan tanda peserta oleh Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Sleman, Arif Haryono, Sabtu (11/8/2018) sore. Dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Sleman dan pejabat Muspika Kecamatan Turi.
Saka Kencana mengirimkan satu sangga putri dan satu sangga putra sebagai peserta Peransaka. Saka Kencana dalam binaan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sleman ikut berpartisipasi dalam gelar potensi dan pameran, menurut Kak Tri Akhmeriyadi dan Kak Sri Lestari selaku pendamping Saka Kencana.
Peserta SAKA KENCANA terdiri dari Sangga Putra 8 orang dan Putri 8 orang
Sangga Putra (8 orang)
- Irfan Kuncoro
- Deby Ferlian Nanda
- Agung Dwi Widayanto
- Theodorus Chrisna Bagas Adiyoso
- Fathu Nasywa Hidayatulah
- Saputra Yoga Ramadhan
- Egy Putra Praditya
- Aditya Erwin Yudha Erlangga
Sangga Putri (8 orang)
- Haffifah nur hidayah
- Dwi saputri
- Yulis Prawesty
- Irnawanti
- Evi Falentina Agnasari
- Enggar Nurazizah
- Dewi Cantika Sari
- Dessy Amalia Asa Prita Putri
Penjaga stand pameran yaitu
- Syifa Rafifah Fauziyah
- Rizkita Annafi’ Hanifah
- Mayliana Ariyani Safitri
- Jossephine Daniella Iki
“Pembinaan pramuka merupakan salah satu hal strategis dalam upaya membentuk watak, sarana mengembangkan kemampuan dan peradaban,” kata Arif Haryono dalam sambutan saat menjadi pembina upacara.
Diungkapkan pula, perkemahan saka merupakan wadah pembinaan dalam rangka pengembangan minat, bakat dan pengetahuan. ”Perkemahan saka merupakan hal penting dalam pembinaan anak muda, pembinaan Pramuka menjadi sangat strategis membentuk watak, mengembangkan kemampuan dan peradaban,” tuturnya.
Melalui ajang perkemahan ini, Ketua Kwarcab Sleman berharap para peserta dapat menangkap manfaat serta memperoleh pengetahuan, menjadi generasi yang memiliki moralitas baik serta semangat belajar tinggi.
Diharapkan para peserta dapat mengembangkan kecerdasan kongnitif dan akademik, mempunyai produktivitas tinggi dan semangat mengisi kemerdekaan .
Piksa Dewi selaku Bendahara Peran Saka 2018 mengungkapkan bahwa kegiatan perdana ini digelar menyemarakkan rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-57 sekaligus memperkenalkan keberadaanya di tengah masyarakat.
”Ini merupakan kegiatan yang pertama kali, diikuti 260 orang terdiri dari 8 saka, kami berharap kedepan berkembang menjadi 11 saka. Kami lebih menonjolkan satuan karya yang kedepan akan terus berkembang,” beber Piksa didampingi Surono selaku Pengawas, Peneliti dan Evaluasi (Waslitev) Peran Saka.

