PEMAPARAN HASIL SURVEI PENERAPAN BUDAYA PEMERINTAHAN SATRIYA
DI LINGKUNGAN DINAS P3AP2KB
Menindaklanjuti Surat Edaran dari Bupati Sleman nomor 1060/02037 tanggal 20 Juli 2018 perihal Pelaksanaan Budaya Pemerintahan SATRIYA, Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman telah melakukan langkah-langkah dalam rangka penerapan Budaya Pemerintahan SATRIYA di lingkungan internal Dinas P3AP2KB.
Langkah-langkah tersebut antara lain :
- Membentuk Kelompok Budaya Pemerintahan SATRIYA Dinas P3AP2KB
- Menyusun Rencana Aksi Pelaksanaan Nilai-nilai Budaya Pemerintahan SATRIYA Dinas P3AP2KB
- Melakukan sosialisasi Budaya Pemerintahan SATRIYA pada Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Harian Lepas dan Pejabat Fungsional yang melaksanakan program-program Dinas P3AP2KB
- Melakukan evaluasi atas hasil penerapan Budaya Pemerintahan SATRIYA di lingkungan Dinas P3AP2KB
Dasar pelaksanaan Budaya Pemerintahan SATRIYA adalah :
- Peraturan Gubernur DIY Nomor 72 tahun 2008 tentang Budaya Pemerintahan di DIY
- Peraturan Gubernur DIY Nomor 53 tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Budaya Pemerintahan
- Peraturan Bupati Sleman Nomor 14 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Budaya Pemerintahan SATRIYA di Kabupaten Sleman
Budaya Pemerintahan SATRIYA adalah bentuk komitmen Pemerintah DIY dalam mencapai keberhasilan transformasi birokrasi yang berbasiskan pada nilai nilai kearifan lokal, yaitu filosofi hamemayu hayuning bawana dan ajaran moral sawiji, greget, sengguh ora mingkuh, serta dengan semangat golong gilig. Dalam penerapannya setiap aparatur pemerintah dituntut memiiki, sikap, watak dan perilaku seorang Ksatria yaitu sikap yang memegang teguh ajaran moral yaitu : sawiji, greget, sengguh, ora mingkuh (konsentrasi, semangat dan golong gilig, percaya diri dengan rendah hati dan bertanggung jawab). Komitmen Pemerintah DIY itu menjadi komitmen bersama Pemerintah Kabupaten dan Kota di DIY.
SATRIYA merupakan kependekan dari :
- Selaras : kehidupan yang selaras dengan Tuhan Yang Maha Esa, alam dan sesama manusia (taqwa, hubungan harmonis dengan keluarga, rekan kerja, dan masyarakat), serta peduli lingkungan hidup;
- Akal Budi Luhur-Jati diri : berbudi luhur (jujur, beretika, santun, adaptif);
- Teladan : menjadi contoh, panutan, teladan bagi lingkungan kerja dan masyarakat, serta tidak tercela.;
- Rela melayani : melayani yang memuaskan masyarakat/pengguna layanan;
- Inovatif : inisiatif, belajar, melakukan inovasi/pembaharuan bagi kemajuan orgaanisasi;
- Yakin dan percaya diri : amanah, ikhlas dan rendah hati;
- Ahli – professional : komitmen, disiplin dan kreatif.
Budaya Pemerintahan SATRIYA merupakan bagian dari pembinaan yang nantinya akan menjadi budaya seluruh Pegawai dalam kehidupan pribadi, keluarga, tugas kedinasan dan bermasyarakat.
Kegiatan sosialisasi Budaya Pemerintahan SATRIYA di Dinas P3AP2KB dilakukan setiap ada kesempatan misalnya pada apel pagi di Hari Senin, pada pertemuan Pembinaan Lengkap bagi Petugas KKBPK dan kegiatan “saling mengingatkan” sebelum pertemuan/rapat akan dimulai. Hal ini dianggap lebih efektif bila dilakukan antar pegawai itu sendiri.
Dalam rangka mengevaluasi penerapan Budaya Pemerintahan SATRIYA di DINAS P3AP2KB pada Senin tanggal 17 September 2018 setelah apel pagi diadakan survei penerapan Budaya Pemerintahan SATRIYA dengan cara pengisian kuesioner oleh PNS dan PHL secara acak sebanyak 30 orang. Kuesioner terdiri atas 13 pertanyaan.
Pemaparan Hasil survei dilakukan pada hari Selasa tanggal 18 September 2018 di Aula Dinas P3AP2KB yang dihadiri oleh semua pegawai, Pemaparan diawali oleh Ibu Sekretaris Dinas P3AP2KB, Dra. Tina Hastani, MM yang menjelaskan bahwa nilai yang diperoleh yaitu 77,30. Nilai tersebut masuk pada kategori BAIK.
Meskipun mendapat nilai BAIK, tetapi ada 3 hasil kuesioner yang bernilai rendah yaitu tentang :
- Menjaga Kebersihan Ruang Kerja dan Fasilitas Kerja
- Kemauan berinovasi para Pegawai
- Keyakinan dan Kepecayaan Diri Pegawai
Ibu Kepala Dinas P3AP2KB, dr. Mafilindati Nuraini, M. Kes. mengajak semua pegawai untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan perkantoran yang dimulai dari diri sendiri, sedangkan untuk menumbuhkan Kemauan Berinovasi dan meningkatkan keyakinan dan Kepercayaan Diri adalah dengan cara banyak membaca, melihat lingkungan sekitar dan menerapkan apa yang dilihat dan dibaca dalam kehidupan sehari-hari maupun pada saat melakukan tugas kedinasan. Ajakan Ibu Kepala Dinas disanggupi oleh semua pegawai yang hadir pada pemaparan hasil survei penerapan Budaya Pemerintahan SATRIYA tersebut. (eni)

