
Pelaksanaan pada tanggal 11 oktober 2019
Bertempat di SMP N 2 Ngemplak, Bimomartani
Peserta adalah semua guru SMP N 2 Ngemplak
Pembinaan diawali dengan dsambutan Kepala SMP N2 Ngemplak, Hj Widi Hastuti, bahwa bicara kependudukan tidak hanya bicara tentang “jumlah penduduk”, lahir, mati, pindah, dan admin penduduk saja, namun juga mencakup pertumbuhan, persebaran, penyebaran, kualitas, kondisi kesejahteraan dan juga politik, ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, agama, serta lingkungan.
Peranan Pendidikan Kependudukan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan kependudukan menjadi sangat penting dan strategis, karena isu dan permasalahan kependudukan bersifat universal dan memiliki spektrum yang sangat luas dalam tata kelola kehidupan umat manusia di muka bumi.
Narasumber dari Dinas P3AP2KB, Tri Akhmeriyadi, menyampaikan BKKBN telah menggagas Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), yaitu sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga kedalam beberapa mata pelajaran dalam kerangka pengayaan materi pembelajaran, agar guru dan peserta didik dapat memahami isu kependudukan secara lebih luas dan guru mampu mengintegrasikan isu kependudukan kedalam pembelajaran sesuai kurikulum.
Dalam Program SSK, materi kependudukan diintegrasikan dengan mata pelajaran sesuai dengan pokok bahasan sehingga bukan mata pelajaran baru, tidak menambah jam pelajaran, tidak menganggu kegiatan belajar mengajar namun justru mempertajam materi yang dibahas, dan Program SSK menjadi wadah bagi program-program yang digulirkan BKKBN seperti PIK Remaja, Genre (Genre Goes to School), dan lain-lain. Sehingga dapat berjalan berdampingan dan simultan
SSK terdiri dari pegintegrasian materi kependudukan dan pembentukan pojok kependudukan, sebagai upaya percepatan pengenalan dan pemahaman isu kependudukan kepada generasi muda.

