Sleman (5/11/2023), Dalam rangka persiapan Kalurahan Inovatif, Ketua TP PKK Kalurahan Sendangsari Bersama PLKB Kapanewon Minggir berinisiatif untuk membentuk kelompok BKL baru di Padukuhan Plembon, Sendangsari, Minggir. Terkenal sebagai sentra anyaman mendong, Plembon dipilih sebagai percontohan kelompok bina keluarga lansia.

Pemilihan Padukuhan Plembon ini berdasarkan lansia yang mencapai 100an lebih dan tetap produktif baik di bidang pertanian maupun kerajinan mendong. Hampir di setiap rumah, warga menganyam mendong. “Lansia di sini kami “paksa” untuk tetap produktif menganyam mendong bu. Untuk memanfaatkan waktu luang, pekerjaan yang tidak terlalu menguras tenaga tapi juga menghasilkan,” jelas Fitri Setiyowati, ibu dukuh setempat.

Bina Keluarga Lansia adalah kelompok kegiatan keluarga yang mempunyai lansia dan lansia untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga yang mempunyau lansia dan lansia untuk mewujudkan lansia Tangguh. Dengan pembentukan BKL, lansia di Plembon diharapkan dapat menjadi lansia Tangguh. Termasuk juga untuk keluarga lansia agar bisa mempersiapkan diri menjadi lansia Tangguh. Lansia Tangguh merupakan lansia yang sehat (secara fisik, social, dan mental), mandiri, aktif, dan produktif.

Kegiatan utama BKL meliputi penyuluhan, temu keluarga, kunjungan rumah, rujukan, dan pencatatan pelaporan. Adapun kegiatan pengembangan meliputi kegiatan fisik lansia (senam/yandu lansia), social dan lingkungan (rekreasi, kerja bakti, pemanfaatan pekarangan dll), bina spiritual/kerohanian, dan bina ekonomi produktif.

Untuk di Plembon, kegiatan pengembangan lansia justru sudah terselenggara dengan baik. Sebut saja kegiatan senam lansia, pengajian, ekonomi produktif berupa menganyam mendong-pertanian-dan peternakan, karawitan serta kerja bakti. Semoga ke depannya, kegiatan pengembangan ini bisa terkoordinasi dan terpadu dengan baik dengan kegiatan inti BKL agar lansia dan keluarganya di Plembon bisa semakin sehat, semangat dan sejahtera. (xny)