Salah satu tolak ukur dari penilai Organisasi Perangkat Daerah adalah kinerja dari pelaksanaan program kegiatan yang telah ditetapkan. Setiap akhir bulan semua OPD termasuk Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana selalu dipantau dan dievaluasi dari hasil kinerja baik fisik maupun keuangannya sesuai tidak dengan rencana dan target yang telah ditetapkan selama tahun berjalan.
Dari awal perencanaan setiap OPD telah menentukan program dan kegiatan yang menjadi prioritas sesuai dengan Tugas Pokok dan fungsinya serta menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Dalam penyusunan program kegiatan masing masing pelaku kegiatan telah menentukan perencanaan target , waktu maupun kebutuhan anggaran sesuai kebutuhan serta memperhatikan pula hal tertentu yang berkaitan dengan program baik lintas instansi, lintas sektor maupun program yang berkaitan dari tingkat propinsi maupun nasional agar pelaksanaan kegiatan tersebut bisa sinergi sesuai dengan tujuan dan sasaran yang diharapkan.
Kinerja dinilai baik apabila pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan . Pencapaian tersebut hanya bisa diperoleh apabila semua pelaku kegiatan bisa melaksanakan dan menepati dari apa yang mereka rencanakan dan yang telah ditargetkan. Capian kinerja dalam satu OPD juga bisa dicapai apabila dari semua pelaku kegiatan bisa melaksanakan kegiatan dengan baik, karena capaian pelaksanaan kegiatan yang satu dengan yang lain akan saling mempengaruhi. Untuk itu disinilah sangat perlunya menjaga kerja sama antar pemangku program dan kegiatan dalam satu OPD, dan diharapkan pula setiap pemangku program kegiatan selalu memantau serta memperhatikan pelaksanaan program kegiatannya sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan , agar Kinerja OPD selalu terpantau dan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.

