Rabu, 28 Agustus 2024 BKB HI Warna Warni melaksanakan implementasi Program Best Practice yang dilaksanakan di Padukuhan Gempol Kalurahan Condongcatur. Kegiatan ini merupakan pilot project dari BKKBN Pusat untuk Provinsi DIY.
Dukuh Gempol, Ari Susanti menuturkan BKB HI merupakan keterpaduan Posyandu Balita, PAUD dan BKB (Bina Keluarga Balita). Pada pelaksanaannya, program best practice ini dalam rangka percepatan penurunan stunting. Di mana dalam berkegiatannya best practice (Penerapan Hal Baik) diawali dengan balita, dan bumil yang datang ke posyandu.
“Sedikit kami sampaikan bahwasannya program best practice dilaksanakan 6 kali dimana setiap 2 minggu sekali di laksanakan kegiatan BKB HI,” ungkap Ari.
Ketua Posyandu Tanjung ll, Tri Suhartati menjabarkan rangkaian kegiatan yang dilakukan di antaranya mencuci tangan, kemudian menuju meja I untuk melakukan pendaftaran. Dilanjutkan ke meja II untuk menimbang dan mengukur TB lila, lika.
Selanjutnya ke meja III untuk mencatat data pengukuran antropometri. Lalu menuju pelayanan kesehatan, untuk cek kesehatan gigi, dan meja V untuk penyuluhan.
“Untuk balita bermasalah diberikan edukasi serta pemberian rujukan ke Puskesmas untuk balita bermasalah stunting, stunted, underweight, penyaluran alkon Co,” ungkap Tri.

Setelah rangkaian kegiatan di atas selesai, maka balita diarahkan ke kelas BKB. Ketua BKB Warna Warni, Yaumil Fadribah menjelaskan di kelas BKB tersebut, balita akan dikelompokan menurut umurnya yaitu: 0-1 tahun, 1-2 tahun, 2-3 tahun, 3-4 tahun, 4-5 tahun. Di sana juga disediakan layanan untuk ibu hamil.
Orang tua dan balita mengikuti Kelas Parenting sesuai kategori umur dengan menggunakan buku bantu KKA( Kartu Kembang Anak). Kemudian dilanjutkan dengan acara makan bersama dengan PMT yang dimasak oleh Tim DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) yang pantau dengan kartu kendali untuk mengetahui habis atau tidak makanan yang diberikan.
“Orangtua sambil menyuapi putra-putri balitanya dengan mendengarkan penyuluhan Gizi oleh Nutrisonis Puskesmas Depok ll ibu Berty,” jelas Yaumil.

