
Telah dilaksanakan evaluasi Bina Keluarga Lansia (BKL) tingkat Nasional di BKL Melati Padukuhan Bangunsari, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi Kamis, 17 Mei 2018 pukul 09.30 WIB.
Hadir pada kegiatan tersebut Tim Verifikasi Tingkat Nasional yang diketuai Direktur Bina Ketahanan Keluarga Lansia dan Rentan Dra. Widati ,MM, Kepala Perwakilan BKKBN DIY yang diwakili oleh dr. Iin Nadzifah Hamid Kepala Bidang KSPK, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman Hj. Kustini Sri Purnomo, Kepala Dinas P3AP2KB, Kepala Dinas Sosial, Sekretaris Dinas PMD, Kapolres Sleman,Camat Turi, Muspika Turi, Lurah Desa Bangunkerto, anggota BKL Melati warga Bangunsari dan tamu undangan.
Tim Verifikasi disambut dengan senam Lansia dan Senam Kader Lansia. Anas Ma’ruf Kepala Desa Bangunkerto dalam sambutannya menyampaikan bahwa para lansia masih mampu berkarya dan memiliki hidup yang berkualitas. Walaupun telah memasuki usia lanjut, namun tidak menjadi halangan untuk tetap produktif, usia harapan hidup rata-rata di Sleman cukup tinggi. Di wilayah kecamatan Turi Sendiri masih banyak lokasi yang bisa di manfaatkan baik segi pariwisata, ekonomi produktif, maka dari itu kami sangat terbuka untuk menerima investasi guna mendukung kemajuan potensi di wilayah Turi ini khususnya bangunkerto.

Ketua BKL Melati menyampaikan gambaran kegiatan BKL Melati yang sudah berjalan selama ini, meliputi 7 Dimensi Lansia Tangguh yang diterapkan dalam setiap kegiatan Lansia. Untuk kegiatan ekonomi Produktif BKL Melati mempunyai produk unggulan yaitu dodol salak yang dibuat snediri oleh para lansia yang berada di Padukuhan Bangunsari.
Kegiatan dilanjutkan pelaksanaan penilaian administrasi oleh Tim Verifikasi BKL dari Pusat di ruang sekretariat BKL Melati serta melihat simulasi penggunaan BKL KIT tentang 7 Dimensi Lansia Tangguh. Kegiatan berlangsung aman dan lancar berakhir pukul 11.45.

