Sleman– Dalam rangka lomba HARGANAS ke-24 tahun 2017, Kamis (16/3), pukul 12.30-14.30 UPPKS “MANDIRI”, Padukuhan Murangan VIII, Kelurahan Triharjo, Kecamatan Sleman dikunjungi oleh tim juri dari dinas P3AP2KB (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kabupaten Sleman. Hal ini dilakukan untuk memilih juara 1 s/d 3, dimana nanti untuk juara 1 diharapkan maju mewakili Kabupaten Sleman ke tingkat DIY. Evaluasi lapangan ini sangat penting dilakukan, melihat sejauh mana kebenaran paparan profil yang disampaikan oleh ketua kelompok, yaitu Ibu Susanti pada saat maju 5 besar. UPPKS ini memiliki produk unggulan yaitu kerajinan batik, mulai dari bahan batik, kreasi tas batik, kipas batik, sarung tangan batik, dompet batik dll. Batik UPPKS ini hanya melayani Cap, Tulis dan Kombinasi. Untuk limbah batik berupa cairan kimia yang berbahaya sudah bisa diolah sedemikian rupa menjadi bentuk air bersih, sehingga aman untuk dibuang ke lingkungan sekitar, alat ini hasil perolehan kerjasama dengan UII (universitas Islam Indonesia). Dalam acara ini turut hadir Camat Kecamatan Sleman, Kepala Desa Triharjo, Ketua TP PKK Kecamatan Sleman, Ketua TP PKK Desa Triharjo, Kasi Kesmas, Penyuluh KB Kecamatan Sleman, Kepala Padukuhan Murangan VIII, Ketua TP PKK Padukuhan Murangan VIII, Tokoh Masyarakat dan seluruh anggota UPPKS “MANDIRI”. Hasil Evaluasi yang disampaikan tim juri bahwa apa yang ada di profil dengan tinjauan lapangan sama, hampir tidak ada yang dibuat-buat, dan disarankan untuk menambah anggota untuk bisa mengembangkan produk unggulan batiknya ke tingkat yang lebih luas lagi, sehingga tujuan dari kelompok UPPKS bisa terwujud dengan baik untuk mensejahterakan anggotanya dengan tidak melupakan program Keluarga Berencana. (As-Kecamatan Sleman).


