Sleman-Dalam rangka menuju masyarakat yang mandiri baik secara sosial maupun ekonomi, dan suksesnya program KB maka Pemerintah Kecamatan Sleman melalui Penyuluh Keluarga Berencana mengadakan pembinaan kelompok UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) pada hari Kamis,(29/09/2016), pukul 09.00 di Ruang Rapat Kecamatan Sleman Lt.2 gedung baru. Wilayah Kecamatan Sleman sendiri pada tahun 2016 ini memiliki 83 Kelompok UPPKS, namun karena kesediaan tempat dan anggaran hanya di undang 45 kelompok dan 5 Kesra Desa se- Kecamatan Sleman.Kelompok UPPKS ini adalah usaha kecil yang ada dalam masyarakat padukuhan dengan berbagai macam sumber usaha dan berasal dari kalangan Pra Sejahtera (Pra S) dan Keluarga Sejahtera I (KS I). Anggota dari UPPKS ini biasanya di dominasi oleh ibu-ibu rumah tangga, dimana diharapkan dengan adanya kelompok-kelompok usaha kecil ini mampu membantu suami dalam menambah penghasilan keluarga sehingga kebutuhan ekonomi bisa tercukupi, dan diharapkan para anggotanya juga mengikuti program KB. Pada kesempatan kali ini didatangkan nara sumber dari Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan yaitu Drs. Yanuardi Kasubbid Pemberdayaan Keluarga memaparkan tentang “Manajemen Usaha Kecil“, dimana dalam usaha kecil harus ada organisasi kelompok yang baik, tertib administrasi dan menentukan jenis usaha yang sesuai dengan melihat beberapa aspek yaitu SDA, SDM, peralatan yang harus digunakan, prasarana, tenaga kerja yang dibutuhkan, modal yang diperlukan, kebutuhan dan daya beli masyarakat serta keberadaan barang yang selalu ada (ready stock). Kemudian yang paling penting dari sebuah produksi atau usaha adalah pemasaran atau promosi yang baik dan menarik daya beli masyarakat terhadap produk tersebut. Disampaikan juga bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan pinjaman lunak melalui dana APBD dengan bunga 0,5%/bulan selama 2 tahun, dengan syarat pinjaman mengajukan proposal yang di tandatangani oleh Kepala Padukuhan, Kepala Desa, Bapak Camat, dan Penyuluh KB. Nara sumber yang kedua oleh Dra.Lambang Siswanti Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Sleman dengan materi “Tertib Administrasi“, dia menyampaikan bahwa dengan adanya tertib administrasi maka kegiatan kelompok bisa terpantau baik dari segi surat menyurat, pembukuan usaha, buku tamu, inventarisasi alat/ sarana dan prasarana. Hal ini juga bertujuan agar bisa terpantau grafik perkembangan usaha dari hari ke hari dan bisa menjadi evaluasi setiap tahunnya. (AS)

