Godean, 17 Mei 2023 – Masa remaja adalah fase tercepat dan paling rentan dalam siklus kehidupan manusia. Karakteristik individu serta lingkungan sangat berpengaruh kepada remaja. Perubahan yang terjadi ini berpengaruh pada cara berpikir dan bertindak pada remaja. Jumlah remaja yang cukup besar kuantitasnya sangat besar potensinya terhadap bonus demografi jika dapat dikelola dengan baik. Oleh karena itu kualitas dari remaja sendiri juga perlu mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak.
Hari ini, bertempat di Padukuhan Dongkelan, Kalurahan Sidorejo, diadakan pertemuan remaja yang tergabung dalam kelompok PIK-R JAGO. Pertemuan sejumlah remaja padukuhan Dongkelan dan didampingi oleh Penyuluh KB Kapanewon Godean, Bpk Drs. Edi Santosa, MA dan juga PLKB Non ASN Kapanewon Godean. Balai Penyuluhan KB Kapanewon Godean melalui program PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) berusaha mendorong remaja untuk ikut mengambil bagian dalam penyiapan kehidupan berkeluarga, pendewasaan usia perkawinan, dan keterampilan hidup. Pada intinya program ini dikelola dari, oleh, dan untuk remaja. Dengan adanya PIK-R (bagian dari GenRe) dapat menjadi wadah bagi remaja untuk berkeluh kesah dan mendapatkan solusi yang dibutuhkan dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Sebab untuk menjadi konselor PIK-R ada khusus sehingga dapat memberikan konseling dengan baik dan benar untuk membantu teman-teman mereka. Perjuangan remaja mengenai perilaku melawan dan pengetahuan tentang kesuburan yang kurang baik ini sebenarnya dapat diatasi melalui program PIK-R. Remaja sendiri yang membimbing teman-temannya dalam memberikan konseling dan menjadi “sahabat” untuk mengatasi isu-isu sensitif tersebut.
PIK-R JAGO ini dikembangkan dengan menambahkan esensi dari dinamika kelompok tersebut dengan menyadur metode dari Kelompok Tumbuh Bersama (KTB). Yang dimaksud dengan KTB, secara garis besar yaitu kumpulan kecil (3-6 orang) orang-orang (dalam hal ini remaja) yang mau bersama-sama untuk belajar dan bertumbuh ke arah kedewasaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Fungsi dari KTB ini yaitu saling mendukung dalam proses pemulihan karakter. KTB ini terdiri dari satu kelompok pemimpin (kakak KTB) dan anggota-anggota (adik KTB). Pada prakteknya, kakak KTB mempersilahkan setiap orang untuk membagikan pengalaman mereka sehubungan dengan pergumulan yang dihadapi. Tidak diperkenankan memberikan tanggapan kepada seseorang dengan yang lain. Tujuan dari kelompok ini bukan untuk “memperbaiki” satu dengan yang lain, melainkan saling mendukung dan menopang dalam bergumul sehingga akan timbul rasa percaya. Jika ada yang hendak disampaikan kepada anggota yang lain, maka hal itu dapat disampaikan secara pribadi di luar pertemuan.

