Usia remaja merupakan masa dimana mereka mencoba menemukan jati diri, hal ini menyebabkan sering terjadiny konflik Internal dalam diri mereka ataupun konflik eksternal. Hal ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi siklus perkembangan mereka. Untuk itu, Rumah Sakit Mitra Paramedika bekerjasama dengan Forum Generasi Berencana ( GenRe) Kabupaten Sleman yang merupakan binaan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan keluarga berencana menyelenggarakan Seminar “Kesehatan Mental dan Peran Remaja sebagai Konselor Sebaya”. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu (26/3/2022).
Pada Kesmepatan ini hadir perwakilan dari anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) perwakilan dai 17 kapanewon serta remaja yang mendaftar secara langsung melalui laman pendaftaran yang sudah disediakan.
Dalam sambutan Kepala Dinas P3AP2KB yang dibacakan oleh Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Suprapti mengatakan, “Besarnya populasi saat ini akan menimbulkan masalah dengan remaja berhubungan dengan tumbuh kembangnya. Mulai dari seksualitas, pergaulan bebas, aborsi, infeksi menular seksual dan penyalahgunaan napza hingga masalah kesehatan jiwa. Remaja merupakan masa kritis dalam perkembanganya, seseorang megalami perubahan dalam dirinya,sehingga sering terjadi konflik internal yang tidak terselesaikan maka akan berdampak negatif terhadap perkembangan remaja di masa mendatang terutama pematangan karakternya hingga memicu gangguan mental,” kata Suprapti
Ichsan Priyotomo Direktur RS Mitra Paramedika menambahkan, “Remaja memang memiliki persoalan kompleks sehingga perlu ada pelibatan banyak pihak dalam rangka memberikan pendampingan dan mengarahkan pada kegiatan positif. Melalui konselor sebaya ini diharapkan remaja bisa mendapatkan solusi mengatasi persoalannya. Melalui seminar dengan menghadirkan langsung remaja, harapannya pemgetahuan mereka bertambah” kata Ichsan
Psikiater Baiq Rohaslia sebagai nasarumber juga mengatakan, “Pandemi saat ini memicu situasi stres, depresi karena setiap indiviu menghadapi permasalah masing-masing yang menyebabkan terjadinya gangguan mental. Tantangan remaja saat ini sangat banyak, antara lain, media sosial, tekanan teman sebaya, komunikasi dengan orang tua yang tidak baik dan emosi yang tidak stabil”.
“Konselor Sebaya yang merupakan Pendidik Sebaya yang memiliki komitmen dan motivasi yang tinggi untuk memberikan Konseling Program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR) dan GenRe bagi kelompok remaja sebayanya yang telah mengikuti pelatian, menjadi salah satu kunci untuk mendekati remaja, karena mereka cenderung mudah menerima jika sebaya”, ungkap Diaz, yang merupakan Konselor Dokter GenZ. (el)


