Bokoharjo, 24 Mei 2023 – Telah dilaksanakan kegiatan Rembuk Stunting di Kalurahan Bokoharjo. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 09.00-12.00 WIB dan bertempat di Aula Balai Desa Kalurahan Bokoharjo.

Kegiatan berisikan diskusi dari berbagai pihak dengan rincian sebagai berikut:

Pemaparan dari Lurah Bokoharjo yang diwakili oleh carik
Program yang ada di tahun 2023, antara lain:
1. PMT rutin balita di 21 Posyandu sebesar @7.000 untuk 778 Balita,
2. PMT Balita Stunting untuk 30 anak dan Bumil KEK untuk 10 orang selama 90 hari,
3. Pelatihan kader Posyandu,
4. Diadakan Rembuk Stunting,
5. Kelas Bumil,
6. Anggaran untuk Posyandu sebesar Rp 181 juta.

Pemaparan Pendamping Kalurahan
1. Penanganan stunting harus melibatkan banyak instansi agar bisa terlaksana dengan baik,
2. Untuk PMT Stunting mohon bantuan kader untuk mendampingi agar perkembangan nya terpantau,
3. Kalurahan diharapkan segera membuat RKS.

Pemaparan dari Puskesmas
1. 70% proses Stunting dimulai dr MPASI dengan ciri BB bayi berkurang sehingga pemantauan MPASI herus benar benar cermat,
2. Berdasarkan jumlah,stunting di Prambanan 199 anak berada di no 4,
3. Berdasar prosentase di 6,2% dan berada di peringkat 11,
4. Kader melakukan screening pada Baduta dengan cara jika BB dan TB tidak naik selama 2 bulan segera dirujuk ke Puskesmas dan setelah di indikasi Stunting oleh Puskesmas maka akan di rujuk ke RS agar segera ditangani.

Usulan-Usulan
1. Tokoh masyarakat: Anggaran Stunting lebih diperhatikan
2. Polsek: Bokoharjo Bersedekah
3. Penyuluh KB:
– Diadakan KIE kesehatan, anemia, bahaya stunting bagi remaja putri
– Untuk menentukan Stunting diperlukan peran dr Dokter Anak sehingga pada kegiatan validasi data stunting diharapkan bisa bekerjasama dengan Dokter Anak.
4. Kader: perlu KIE kepada orang tua remaja