Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman kembali mengadakan Temu Forum Puspa “SEMANGGEM” (Semangat Melindungi Generasi Emas) pada Rabu, 30 Mei 2023, bertempat di Balai Besar Pelatihan & Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal & Transmigrasi. Kegiatan ini dimaksudkan keterlibatan masyarakat dalam penyelesaian permasalahan bangsa merupakan paradigma serta motor gerakan pembaharuan pelayanan publik. Istilah Forum dimaknai sebagai wadah partisipasi masyarakat untuk menyuarakan kepentingan masyarakat untuk percepatan dan efektivitas dalam mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak. Forum juga sebagai wadah untuk menyampaikan pandangan kepada penyedia layanan dan pemerintah secara bertanggungjawab dan berkualitas.
Sesuai 5 (lima) arahan Presiden Republik Indonesia dalam rangka pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, antara lain:
- Peningkatan Pemberdayaan Perempuan dalam kewirausahaan;
- Peningkatan Peran Ibu dan Keluarga dalam pendidikan atau pengasuhan anak;
- Penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak;
- Penurunan Pekerja anak;
- Pencegahan perkawinan anak
Menyadari berat dan kompleknya persoalan yang dihadapi perempuan dan anak saat ini, dan untuk memastikan bahwa 5 (lima) arahan tersebut dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuannya, Pemerintah Kabupaten Sleman perlu menggalang partisipasi dan sinergitas semua pihak, tidak hanya sesama lembaga pemerintah, namun juga lembaga masyarakat, dunia usaha dan media, untuk turut bersama-sama terlibat dalam pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Sleman, sesuai dengan bidang dan kewenangan tugas masing-masing.
Hadir pula pada pada kesempatan tersebut Kepala Dinas P3AP2KB, Wildan Solichin, S.IP., MT.. Ia menjelaskan bahwa dengan adanya acara ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bersama demi terwujudnya generasi emas masa depan. Hal tersebut menurutnya dapat dimulai dari lingkungan sosial yang paling kecil, yakni keluarga. Orang tua menurutnya harus terus selalu memberikan dukungan dan pendampingan terhadap kegiatan anak. Salah satu yang terpenting, lanjutnya, yaitu harus ada komunikasi yang baik antar anggota keluarga. “Setiap anggota keluarga harus mampu saling menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing”, ungkapnya.
Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 100 orang, terdiri dari TP PKK Sleman, TP PKK 17 Kapanewon, DWP Sleman, GOW Sleman, Bhayangkari Sleman, Persit Kartika Candra Kirana, dunia usaha, media massa, organisasi keagamaan, PSW, serta pelaku industri. Selanjutnya kegiatan diakhiri dengan talk show dengan narasumber Dr. Suci Iriani Sinuraya, M.Si., MM. dari Universitas Tidar, Magelang sekaligus pernah menjabat sebagai Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman dengan materi Peran Organisasi/Lembaga masyarakat dalam menyiapkan Generasi Emas di Kabupaten Sleman dan narasumber yang kedua Bapak Muhammad Iskandar, S.E, M.E. dari Ketua Forum PUSPA SEMANGGEM Kabupaten Sleman yang menyampaikan materi terkait Sosialisasi & Singkronisasi Program Forum PUSPA SEMANGGEM di Kabupaten Sleman.

